Rabu, 03 Juli 2013

Kisah Anak Muda Baik Hati dan Suka Memberi

Pada suatu ketika, di sebuah desa kecil di Kenya, hiduplah seorang anak muda dengan keluarga tirinya. Karena kelangkaan air di desa, setiap pagi anak muda tersebut bangun pagi dan membawa ember kemudian menuju sungai dengan tujuan mengambil air untuk dirinya sendiri dan keluarga tirinya tersebut. Malang bagi dirinya, dia mengerjakan tugasnya sendirian secara rutin setiap pagi dan sore untuk mengambil air di sungai yang terletak sangat jauh, sementara saudara tirnya diberi tugas lain yang tergolong ringan dan bahkan terkadang tidak diberi tugas sama sekali. Namun anak muda tersebut tidak menaruh dendam terhadap keluarga tirinya. Ia tetap mencintai keluarga tirinya dan tetap melakukan tugasnya dengan tekun.

Dalam perjalanan pulang dari sungai, ia bertemu dengan seorang pria tua yang beristirahat di bawah pohon. Orang tua tersebut memohon air karena kehausan dan pemuda tersebut memberikannya. Hal ini terjadi hampir setiap kali saat ia pulang dari sungai, yaitu bertemu dengan orang-orang yang mengemis karena kehausan. Namun ia selalu memberikan air pada mereka meskipun harus menghadapi siksaan ibu tirinya karena air yang dibawanya tidak cukup untuk kebutuhan keluarga tirinya itu.


Pada suatu hari, anak muda tersebut tidak tahan menghadapi siksaan ibu tirinya, sehingga ia bersumpah untuk tidak memberikan air kepada siapapun. Akan tetapi dalam perjalanan pulang dari sungai berikutnya, ia bertemu dengan seorang pria yang tampak aneh yang meminta air kepadanya. Orang aneh tersebut tergeletak di pinggir jalan dan Nampak mengalami cedera. Anak muda tersebut teringat sumpahnya untuk tidak memberikan air siapa pun, tetapi setelah merenung sejenak akhirnya ia memberikan pria aneh tersebut air.

Ketika anak muda tersebut sampai di rumah, seketika ibu tirinya pun langsung memarahinya setelah sang ibu melihat ember yang dibawanya setengah penuh, dan langsung menyiksanya dengan siksaan yang lebih kejam dari biasanya. Saat anak muda sedang mengalami penyiksaan, tiba-tiba terdengar suara ketukan dari pintu. Ternyata itu adalah pria aneh terluka yang ditemui anak muda di jalan ketika pulang dan akan meninggal dalam perjalanan jika tidak ditolongnya. Rupanya pria aneh tersebut adalah pengirim surat. Dia datang dari kota dengan membawa surat untuk anak muda. Sebuah surat yang berisi beasiswa untuk anak muda tersebut dengan hadiah uang tambahan.

Ada cinta dalam berbagi. Dimana ada cinta di situ ada kehidupan. Perbuatan baik anda sehari-hari tidak pernah sia-sia karena semua itu akan kembali kepada anda, bahkan ketika anda tidak mengharapkannya.



Oleh: Emmanuel Aghado

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips Sederhana Mengatasi Jerawat Secara Alami

Jerawat adalah sebuah masalah yang tidak bisa dianggap sepele. Jerawat dapat membuat si penderita mengalami krisis kepercayaan diri. Anda m...