Anda merasa Stres? Hati-hati, ini mungkin dapat merugikan
kesehatan anda.
Jika anda percaya bahwa stres dapat
mempengaruhi kesehatan anda, mungkin anda benar. Sebuah penelitian terbaru
menyimpulkan bahwa stres dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
![]() |
| Awas! Stres Menghantui Kehidupan Anda |
Di awal proyek, para peneliti melakukan
penelitian terhadap 7.268 pria dan wanita yang berusia rata-rata 50 dengan
menggunakan kuesioner secara periodik. Selama 18 tahun penelitian, terdapat 352
serangan jantung atau kematian akibat penyakit koroner.
Para peneliti mengamati pengaruh
stres terhadap kesehatan para peserta yang meliputi tidak ada, sedikit, atau banyak, dan kemudian dianalisis dengan menggunakan
lebih dari 20 variabel, termasuk jenis stres yang dialami yang diukur dengan menggunakan
tes psikologi. Penelitian ini dipublikasikan secara online dalam The European Heart Journal.
![]() |
| Jantung Anda |
Mereka yang mengatakan bahwa stres
dapat mempengaruhi kesehatan mereka "banyak atau sangat" mencapai 49
persen lebih mungkin dibandingkan peserta lain. Atau dengan kata lain, stres benar-benar menjadi
penyebab utama munculnya serangan jantung atau penyebab utama seseorang meninggal
karena penyakit jantung.
Para peneliti berpendapat bahwa stres
dapat meningkatkan tekanan darah atau denyut jantung. Di samping itu, stress juga
memiliki efek tidak langsung, antara lain meningkatkan intensitas merokok atau konsumsi
minum-minuman keras bagi penderita stres.
![]() |
| Salah Satu Cara Mengurangi Stres |
Lantas, apa yang harus dilakukan
bila stress datang? Menurut peneliti utama, Hermann Nabi, seorang ahli
epidemiologi di Inserm (Sebuah pusat
penelitian kesehatan masyarakat di Perancis). “Langkah pertama adalah
mengidentifikasi stresor. Stresor adalah stimulus atau peristiwa yang menimbulkan respon
stres pada organisme. Langkah berikutnya adalah mengambil
tindakan untuk mengurangi stres seperti melakukan aktivitas fisik, relaksasi, dan
meditasi, Tapi untuk kasus yang parah, anda perlu mencari bantuan orang-orang professional.”



Tidak ada komentar:
Posting Komentar